PROPOSAL RADIO GEMA MADINAH 93,7FM MARTAPURA

PROPOSAL
PT. RADIO GEMA MADINAH

1. ASPEK PENDIRIAN LEMBAGA PENYIARAN
1.1. Latar Belakang
1.1.1. Sejarah
Berdirinya Radio Gema Madinah diawali dengan semangat
kami untuk mengabdikan diri bagi kemajuan intelektualitas
masyarakat Indonesia khususnya kaum Muslimin yang diterapkan
dalam siaran bimbingan Islam yang benar dan untuk lebih
mendekatkan wacana Ilmu-ilmu Islam kepada masyarakat kaum
Muslimin
Tepat pada hari senin tanggal 1 november 2011
diselenggarakan rapat bersama dan diputuskan untuk pembentukan
radio dakwah di dalam bentuk Radio Siaran Swasta.
Menindaklanjuti hasil rapat bersama, akhirnya dibentuklah
sebuah Badan Hukum resmi yang akan menaungi Radio Gema
Madinah dengan nama PT. Gema Madinah. Adapun yang
diberikan amanah Komisaris Utama adalah Bapak Saufi Muchsin
Thalib, dan Nabil Majid Thalib.
Setelah disusunnya Akte pendirian perusahaan kemudian mulai
dilakukan semua tahap proses perijinan, dan Alhamdulilah sampai
sekarang sudah mendapatkan izin, Izin Prinsip Penyelenggaraan
Penyiaran dan ISR di Frekwensi 93,7FM. Porsi utama yang selalu
menjadi unggulan dan dikedepankan Radio Gema Madinah FM
adalah bukan menyajikan sisi kepentingan bisnis semata namun
lebih mengedepankan sisi moral yang baik serta pendidikan, dialog
interaktif, dan pemahaman agama yang benar melalui Alqur‟an dan
hadist sesuai dengan pemahaman Shalafussholeh (Da‟wah
Islamiyah).

1.1.2. Kondisi Masyarakat
Kabupaten Banjar dikenal dengan sebutan Kota Serambi
Mekkah, dengan terbukti banyaknya sekolahan-sekolahah agama
islam dari tingkat sekolah dasar sampai universitas dengan ajaran
Religius yang kuat,
Budaya masyarakat Kabupaten Banjar yang dinamis, kreatif
dan religius merupakan aset yang sangat berharga dan diharapkan
mampu menerima perubahan dan perkembangan iptek yang
semakin cepat. Namun dengan tetap berpegang pada tali ajaran
agama yang diharapkan menjadi filter efektif untuk tidak hanya
sekedar menerimanya secara mentah. Peran media massa yang
mengerti sendi masyarakat inilah sangat potensial dalam
memberikan warna tersendiri untuk memberikan informasi yang
ideal serta mudah dicerna.
Realitas masyarakat yang religius, dibutuhkan media yang khas
untuk menyentuh sendi – sendi budaya masyarakat sehingga bisa
terarah. Hal yang sebaliknya ketika kita melihat kebiasaan dan
peran kaum muda Kabupaten Banjar yang sangat cepat menerima
perkembangan terbaru informasi dan teknologi. membuat akses
transformasi informasi dan budaya begitu cepat menyebar.

1.1.3. Kondisi Lembaga Penyiaran Lainnya
Radio siaran merupakan komponen media komunikasi massa
yang memiliki peran dan hubungan timbal balik dengan sejarah
bangsa Indonesia. Dalam perkembangannya radio siaran tidak
hanya harus memenuhi dan menciptakan selera publik tapi juga
punya peran di dalam membentuk opini serta kontrol sosial.
Diawali oleh nuansa amatiran dilanjutkan dengan kuatnya posisi
radio siaran sebagai sarana hiburan akhirnya berkembang
memainkan peran cukup signifikan sebagai media massa.
Konsekuensi dari perkembangan tersebut, menuntut radio
siaran mengembangkan dan meningkatkan kinerja secara
profesional untuk disesuaikan dengan dinamika publik yang
dilayani dalam sajian hiburan, pendidikan, dan informasi.
Namun pada kenyataannya berbagai kendala dan hambatan tidak
dapat membendung tumbuh dan berkembangnya radio siaran itu
sendiri. Karena motivasi untuk mendirikan radio siaranpun sangat
beragam dan tidak semata – mata melirik peluang bisnis, namun
juga hobby dan gengsi. Pertumbuhan dan perkembangan Radio
Siaran Swasta di Indonesia tidak terlepas dari berbagai aspek –
antara lain: historis, politik, hukum, sosial, ekonomi, budaya,
teknologi, fungsi dan peran.
Jika kita mencermati perkembangan lembaga penyiaran di
Indonesia saat ini pada umumnya dan wilayah Kalsel pada
khususnya, sebagian besar masih mengedepankan sisi bisnis
semata. Hal ini terlihat dari muatan acara yang masih didominasi
hiburan dan infotainment, sekilas menarik dan selalu mendapat
respon besar, namun sisi pendidikan dan penekanan moral serta
pemahaman agama sesuai dengan pemahaman sahabat masih
sering diabaikan, mengingat yang dikejar hanya untuk
mendapatkan untung secara materi, bahkan yang sangat ironis
sudah mengarah pada monopoli bisnis, sehingga puluhan radio
swasta hanya dikuasai beberapa gelintir orang. Bukan hal yang
mustahil pada saat – saat mendatang akan dimanfaatkan untuk
kepentingan – kepentingan pribadi dan golongan. Mengingat media
penyiaran sangat efektif untuk merubah pola pikir masyarakat.
Menjelang diterapkannya pasar bebas diera globalisasi
ekonomi, industri radio di Indonesia akan mengalami ujian yang
sangat berat. Munculnya berbagai deregulasi, otonomi daerah,
ditambah pesatnya kemajuan teknologi informasi, akan semakin
menguras kemampuan segenap insan radio untuk bisa tetap
bertahan. Persoalan pokok terletak pada sejauh mana sikap pebisnis
radio mampu mendefinisikan „perannya‟ secara tepat ditengah
masyarakat yang terus berkembang.

1.2. Maksud dan Tujuan
Maksud dari didirikannya Radio Gema Madinah ini adalah
menjadi lembaga Bimbingan Islam dan dakwah, sehinga dapat
menyumbangkan pemikiran dan informasi untuk masyarakat umum
berupa ilmu dan pengetahuan. Disamping itu, materi acara yang
disajikan diharapkan menjadi rujukan bagi masyarakat dan kalangan
birokrat, intelektual, juru dakwah, maupun akademisi.
Tujuan didirikannya Radio Gema Madinah FM
a. Membantu program pemerintah dalam menciptakan stabilitas
nasional
b. Membuka wawasan masyarakat yang masih taqlid buta.
c. Meningkatkan Semangat masyarakat untuk menuntut ilmu Agama.
d. Membudayakan masyarakat gemar membaca dan mendengarkan
Alqur‟an.

1.3. Visi
Terwujudnya Radio Gema Madinah FM sebagai radio terdepan dan
terkemuka di bidang Pendidikan, dakwah Sesuai dengan Alqur‟an dan
Hadist dengan pemahaman Salafussholeh.

1.4. Misi

– Memberikan informasi yang akurat cerdas dan terpercaya.
– Muatan hiburan yang berkualitas dengan menampilan warna
lain, yaitu selain terhibur dari lantunan Ayat-Ayat Alqur‟an,
pendengar juga mendaptkan ilmu.
– Menjamin kualitas yang handal untuk seluruh perangkat yang
dimiliki, didasarkan pada perkembangan teknologi terbaru.
– Menjadi yang terdepan dalam penerapan teknologi broadcast
dan multimedia.
– Mengedepankan sisi pendidikan sebagai salah satu konsep
unggulan.
– Menjaga etika jurnalistik yang cerdas tanggap dan bertanggung
jawab

1.5. Program Radio Gema Madinah.
– Alqur‟an by Request
– Konsultasi agama islam
– Live kajian rutin di beberapa masjid baik di kalimantan selatan
atau di kota-kota lainnya.
– Pelajaran Bahasa Arab
– DA‟I (Dauroh Anak Islam)
– Kajian kitab – kitab Ulama Ahlussunnah Wal‟jama‟ah.
– Kajian live dari beberapa kota baik dalam negri atau luar negri.
– dll

1.6. Keadaan Radio Gema Madinah

– Perangkat yang di pakai cuma 300watt yang hanya terbatas
jangkauan siarannya, belum bisa bersaing dengan radio lain
yang lebih dari 1000watt.

– Alhamdulilah dengan ijin Alllah dan bantuan para muhsinin
kami baru mengganti antena radio dengan antena standar
penyiaran.

– Alhamdulilah juga alat rekaman dan kompeter yang baru di
tambah memudahkan pekerjaan keru radio berkeja dengan
baik.

– Sistem listrik di Radio Gema Madinah Yang Masih Gabung
Dengan listrik Masjid Syarifah Sholehah, yang sekiranya
kedepannya akan dipisahkan.

– Radio Gema Madinah sekarang dalam tahap masih
pengumpulan dana untuk pembelian alat pemancar transmitter
merek ELENOS ETG3500-italy dengan daya 3,500watt yang
harganya 10.100 EUR (Rp.162.206.000) dan alhamdulilah
dengan ijin Allah dan bantuan para muhsinin, kami sudah
membayar uang muka sebesar Rp. 50.000.000,00 hingga saat
ini masih banyak kekurangan dana sedangkan kami diberikan
tempo 1 bulan untuk melunasinya.

PENUTUP
Besar harapan kami untuk para donator bisa ikut andil dalam peningkatan Alat
jarak siaran radio gema madinah 93,7FM, agar segera tercapai maksud dan
tujuan dakwah sampai seluruh plosok kalsel khususnya kabupaten banjar.
InsyaAllah kami akan tetap komitmen dan konsisten terhadap maksud, tujuan,
visi, dan misi radio siaran swasta ini, sebagai bentuk partisipasi kami
mensukseskan program pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa
dan menegakkan ajaran islam yang benar serta istiqomah berpegang tuguh
kepada Alqur‟an dan hadist sesuai dengan pemahaman salafussholeh.
Mudah-mudahan proposal ini bisa menjadi bahan pertimbangan untuk para
donator untuk ikut andil menegakkan Agama islam yang benar, berdakwah
melalui udara di Radio Gema Madinah FM.
Bagi para muhsinin yang ingin menyalurkan sebagian hartannya bisa langsung
datang ke studio Radio Gema Madinah atau melalui rekening kami Bank
Mandiri “031-00-0778624-0” atas nama PT.GEMA MADINAH.
Akhirnya, atas segala perhatian dan kebijaksanaan yang dilimpahkan kepada
kami, tidak lupa kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya.
Proposal Siaran Radio Gema Madinah fm,martapura, kalsel

Martapura, 29 Nopember 2013
Pemohon

Saufi Muchsin Thalib
Direktur

6

(Visited 247 times, 1 visits today)

3 Replies to “PROPOSAL RADIO GEMA MADINAH 93,7FM MARTAPURA”

  1. assalam mualaikum…salam buat raio gema madinah martapura..
    saya akan perkenalkan diri saya.
    nama saya gilang aditia
    alamat jalan sentral utara rt08/03 sukapura kiaracondong bandung.maaf sebelumnya saya menanaykan kepaa radio gema madinah tolong bisa bantu saya..saya punya sodara keturunan dari kakek saya di banjarmasin martapura keturunan dari marga al idrus saya ingin tau dan bersilaturahmi kepada keluarga yang ada di banjarmasin martapura tapi saya tiak tau alamt mereka barang kali ada yang tau dengan marga al idrus banjarmasin ..tolong hubbungi kami.terutama ayah kami ingin bertemu dengan keluarga di banjarmasin..terima kasih sebelumnya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *