Terjemah Surat Al Waqiah

Bismillah, Assalamu’alaiku Ikhwatal Iman  semua, Pada malam ini kami bagikan kembali terjemahan surat Al Waqiah yang dibacakan oleh Syaikh Ali Jaber. Here It is

Kemudian seperti biasa admin sampaikan sedikit artikel yang moga memberi faedah .

7 AYAT YANG PATUT DIRENUNGKAN PARA JURU DAKWAH

Untuk para da’i (juru dakwah), guru dan murabbi (pendidik), renungkan ketujuh ayat ini :

يَا أَيُّهَا الْمُدَّثِّرُ قُمْ فَأَنْذِرْ

1. Hai orang yang berkemul (berselimut),

2. bangunlah, lalu berilah peringatan!

Iya.. bangunlah dan bangkitlah, sebab perubahan dan perbaikan tidak akan terwujud dengan hanya bergumul di atas kasur. “Bangunlah…. berarti bergeraklah!“.

وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ

3. Dan Tuhanmu agungkanlah/besarkanlah!

Iya, besarkan dan agungkan nama Rabb-mu, bukan namamu, jamaahmu, apalagi partaimu.
Sebagian orang –hadaahumullah– menjadikan cinta dan bencinya, wala dan baro’-nya diatas kepentingan pribadi atau golongannya, “Bila bukan bersama kami, maka berarti musuh kami”.
Ini manhaj yang keliru.

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ

4. Dan pakaianmu bersihkanlah.

Ada dua tafsiran ulama berkaitan dengan ayat ini :

• Bersihkan jiwamu dari noda kesyirikan.
• Bersihkan pakaianmu saat menghadap Rabb-mu dalam beribadah.

Terlepas dari dua tafsiran tersebut, yang jelas seorang guru, da’i ataupun murobbi perlu membersihkan hatinya dari noda syirik dan syubhat.
Dia juga perlu memperhatikan penampilan luarnya agar menarik hati anak didik serta mad’u-nya (objek dakwahnya).

وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ

5. Dan perbuatan dosa tinggalkanlah.

Iya, karena dosa akan menjadi penghalang diterimanya dakwahmu. Dosa akan melemahkanmu, dosa akan menimbulkan kebencian dihati makhluk-Nya, sehingga mereka membencimu sebelum dakwahmu.

وَلَا تَمْنُنْ تَسْتَكْثِرُ

6. Dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.

Iya, bahkan engkau harus merasa belum berbuat apa-apa. Jangan pernah berkata, “Kalau bukan karena saya dia tidak akan sesukses ini.
Atau mengatakan, “saya yang menunjukinya jalan hidayah“, padahal Allah berfirman :

يمنون عليك أن أسلموا قل لا تمنوا علي إسلامكم بل الله يمن عليكم أن هداكم للإيمان

“Mereka mengungkit keislaman mereka kepadamu.
Katakan, “Janganlah kamu mengungkit keislaman kalian kepadaku, tetapi Allahlah yang memberikan kepada kalian hidayah kepada iman.”
(QS. Al Hujurot: 17).

Teruslah menanam kebaikan, lalu tunggu hingga semua berbuah indah, bila telah siap panen maka bersabarlah, petiklah hasilnya disana.
Di surga firdaus yang tinggi.

وَلِرَبِّكَ فَاصْبِرْ

7. Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

Ini semakna dengan firman-Nya : “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.”
(QS. Al-Kahfi: 28).

Iya, karena kesabaran adalah kunci kesuksesanmu di dunia dan akhirat.

*

Faidah bincang pagi bersama Prof. Anis Thohir Al-Indunisy –hafidzahulah–
Jogjakarta 15 Syawwal 1436 H

Penulis : Ust. Aan Chandra Thalib, Lc.

Artikel Muslim.or.id

(Visited 49 times, 1 visits today)
Please follow and like us:
0