admin

Radio Gema Madinah FM Martapura, Radio Dakwah Ahlussunnah Waljama'ah

Iuran Token Listrik RGM

  šŸ“» Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Dangsanak RGM yang dirahmati Allah, Alhamdulillah, siaran radio dakwah kita masih terus menyala, menyebarkan cahaya ilmu dan kebaikan ke berbagai penjuru. Tapi semua itu tidak lepas dari peran Anda—para muhsinin yang peduli dengan media siaran kami. Kami mengajak Bapak/Ibu untuk kembali berdonasi listrik demi menjaga nyala siaran dakwah ini. šŸ […]

Iuran Token Listrik RGM Read More Ā»

Peresmian Radio Gema Madinah Barabai dan Palangkaraya

Alhamdulillahiladzi bini’mati tatimutshaliat . Telah diresmikan cabang Radio Gema Madinah di Kota Barabai & Palangkaraya , dengan frekuensi 104.5 Fm dikota barabai & 104.2 Fm di kota Palangkaraya. Dengan diresmikan nya cabang Radio Gema Madinah di 2 kota tersebut diharapkan dapat memberikan begitu banyak manfaat bagi kaum muslimin dalam mendengarkan siaran siaran dakwah islam sesuai

Peresmian Radio Gema Madinah Barabai dan Palangkaraya Read More Ā»

Mengenal Dua Miqat Jama’ah Haji Indonesia

Sebagaimana kita ketahui bahwa jama’ah haji Indonesia ada dua gelombang keberangkatan, gelombang pertama tiba di Madinah dahulu baru mereka berhaji berangkat dari Madinah, sedangkan gelombang kedua mereka langsung menuju Mekkah dari Indonesia. Berbeda tempat berangkat haji, maka miqat jama’ah haji Indonesia ada dua berdasarkan gelombang keberangkatan. Gelombang haji pertama: Jama’ah menuju ke Madinah terlebih dahulu

Mengenal Dua Miqat Jama’ah Haji Indonesia Read More Ā»

Tata Cara Puasa Syawal

Puasa Syawal kita tahu memiliki keutamaan yang besar yaitu mendapat pahala puasa setahun penuh. Namun bagaimanakah tata cara melakukan puasa Syawal? Keutamaan Puasa Syawal Kita tahu bersama bahwa puasa Syawal itul punya keutamaan, bagi yang berpuasa Ramadhan dengan sempurna lantas mengikutkan puasa 6 hari di bulan Syawal, maka ia akan mendapatkan pahala puasa setahun penuh.

Tata Cara Puasa Syawal Read More Ā»

Larangan Merayakan Hari Nairuz, Hari Tahun Baru Non-Muslim

Terdapat hadits mengenai larangan merayakan hari raya non-muslim yaitu Nairuz dan Mihrajan yang merupakan hari raya orang kafir saat Nabi shallallahu ā€˜alaihi wa sallam sedang di Madinah. Saat itu mereka mempunyai kebiasaan merayakan hari Nairuz dan mihrajan. Nairuz adalah hari di awal tahun baru masehi (syamsiyyah) versi Majusi, sedangkan Mihrajan hari raya 6 bulan setelahnya.

Larangan Merayakan Hari Nairuz, Hari Tahun Baru Non-Muslim Read More Ā»